Persekusi Kekinian

Mari berbicara kita tentang “persekusi” dengan mengingat-ingat kisah tentang persekusi di “Masa Lalu”…

Persekusi itu adalah ketika The First Crusader pada 1028 membantai penduduk Muslim di Yerusalem, laki-laki, perempuan, orang tua, maupun bayi, sehingga genangan darah mencapai mata kaki. → lihat: Gesta Francorum et Aliorum Hierosolimitanorum.

Persekusi adalah ketika (Holy Roman) Kaisar Frederick II mengusir kaum Muslim (sekitar 20.000 orang) dari Sicily (Sisilia), lalu memindahkannya ke Lucera pada 1224. 

Lalu Charles II dari Naples menghancurkan perkampungan Muslim di Lucera… di mana Muslim di sana kalau tidak dibantai, dipaksa murtad, atau dijadikan budak, atau terpaksa mengasingkan diri ke Albania. → lihat: Alex Metcalfe, Muslims of Medieval Italy; Julie Anne Taylor, Muslims in Medieval Italy; Norman Dariel, The Arabs and the Medieval Europe.



Persekusi itu adalah ketika Pasukan Mongol menaklukkan 1228 Kekholîfahan Abbasiyah dan membantai penduduk Baghdad, sedikitnya 200.000 orang. → lihat: Ian Frazier, Annals of History: Invaders: Destroying Baghdad.

Persekusi adalah ketika antara 1609-1614 kaum Moriscos di Semenanjung Iberia diusir, di mana anak-anak mereka dirampas lalu dipaksa murtad… setelah sebelummya sejak 1566 Muslim dilarang berbahasa ‘Arab dan dilarang beribadah terang-terangan. → lihat: S. Lane Poole, The Moors; H. C. Lea, The Moriscos of Spain; H. C. Lea, A History of the Inquisition; L. P. Harvey, Muslims in Spain, 1500 to 1614.

Persekusi adalah ketika Ratu Catherine dari Russia mulai bertahta pada 1762 lalu ia melakukan represi, diskriminasi, menghancurkan Masjid. → lihat: Michael Khodarkovsky, Russia's Steppe Frontier: The Making of a Colonial Empire, 1500-1800; Shireen Hunter, Islam in Russia: The Politics of Identity and Security.
Bagaimana “Masa Sekarang”…?

Oh iya, Ummat Islâm punya banyak kisah tentang persekusi
Tentang persekusi Rohingya…
Tentang persekusi kaum Uyghur di Cina…
Tentang persekusi kaum Bangui di Republik Afrika Tengah…
Tentang persekusi di Bulgaria…
Tentang persekusi di Bosnia…
Tentang persekusi oleh Kolonial Perancis di Aljazair…
Tentang persekusi oleh Kolonial Italia di Libya…
Tentang persekusi oleh Kolonial Jepang di Cina…

Jadi… kami, Kaum Muslimîn dan Muslimah, memang sudah biasa dipersekusi.
Bahkan ketika junjungan kami, Baginda Rosûlullôh صلى الله عليه و سلم, mulai menda’wahkan Islâm, Beliau صلى الله عليه و سلم dipersekusi oleh kaum Musyrik Quraisy Makkah sehingga sampai harus hijroh ke Madînah.

Jadi, jika kalian baru sekarang ribut tentang persekusi itu…
Telat Bro & Sis…!!! – ke mane aje lo…?!?!
(Acad Syahrial)

======
Tambahan :
Persekusi kekinian adalah ketika Pengajian Ustadz Khalid Basalamah yang membahas Rumah Tangga Sakinah dibubarkan paksa..
Persekusi kekinian adalah ketika Pengajian Ustadz Felix Siauw yang membahas persoalan Remaja agar menjadi baik dibubarkan paksa..
Persekusi kekinian adalah ketika acara Masirah Panji Rasulullah yang diadakan HTI di berbagai daerah dihadang, diintimidasi dan dibubarkan paksa..
Persekusi kekinian adalah ketika 3 posko FPI di Jakarta dilempari bom molotov dan tabligh akbar FPI diteror bom mobil..
Persekusi kekinian adalah ketika kediaman Imam Besar FPI Habib Rizieq dan rumah ust Jazuli Juwaini Ketua Fraksi PKS diteror dengan tembakan sniper..
Dan anehnya..
Ummat Islam yang hari ini didzalimi justru dituduh dengan tuduhan melakukan intimidasi dan persekusi.

Contact Form

Name

Email *

Message *