VIRUS Difteri Menular, Orang Tua Harus Tau Berikut Korban Terbaru

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menyebutkan dua orang pasien yang terjangkit wabah virus difteri meninggal dunia.



"Dari total dua kasus wabah virus difteri mengakibatkan kedua pasien tersebut meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Dinkes Basel, Didi Nopriad, Senin (11/12/2017). 

Ia mengungkapkan, kedua pasien itu berinisial FI (4) warga Desa Gadung, Kecamatan Toboali, dan satu pasiennya lagi bernama FT (8) warga Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. 

"Pasien atas nama FI meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Koba pada Juni, dan FT warga Ketapang meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Depati Hamzah, Kota Pangkalpinang pada Juli," tutur Didi.

Menurutnya, kedua pasien tersebut diketaui sebelumnya tidak tuntas mengikuti program imunisasi, sehingga pasien dengan mudah terjangkit virus menular tersebut.

"Berdasarkan informasi keluarga, bahwa kedua pasien belum tuntas mengikuti program imunisasi," kata Didi. 

Disebutkannya, FT ini merupakan warga pendatang asal Sungsang, Kota Palembang dan baru tiga tahun menetap di Bangka Selatan, dan korban masih duduk dibangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD). Sementara pasien atas nama FI belum bersekolah dan memang warga asli Bangka Selatan.

Dinas Kesehatan (Diknes) Kabupaten Bangka Selatan pun mengimbau agar masyarakat wajib mengikutsertakan anak program imunisasi untuk mencegah terinfeksi virus. 

"Kalau pun terinfeksi tidak terlalu parah. Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar anaknya di imunisasi, karena sangat penting untuk kesehatan anak," imbuh Didi.

https://news,okezone,com/read/2017/12/12/340/1828890/wabah-difteri-2-pasien-di-bangka-selatan-meninggal-dunia

Contact Form

Name

Email *

Message *