Keberadaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab masih terus ditelusuri pihak Polda Metro Jaya. Sejauh ini Rizieq dikabarkan masih berada di wilayah Timur Tengah, bahkan sempat beredar Rizieq berlebaran di negara Yaman.
Menanggapi keberadaan Rizieq, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan tak mau ambil pusing. Dia bahkan mempersilakan Rizieq untuk menikmati masa liburannya sebelum kembali ke Jakarta.
"Nikmati saja dahulu jalan-jalannya," kata Iriawan di Gerbang Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 30 Juni 2017. Iriawan belum bisa memastikan terkait Rizieq bakal langsung ditahan atau tidak saat kembali ke Indonesia. Rizieq bisa ditahan jika penahanan itu dianggap penting oleh penyidik.
"Kita lihat nanti, sesuai dengan perbuatannya ya," ujar dia. Seperti diketahui, dalam dugaan kasus pornografi, Rizieq yang sudah ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya beberapa kali mangkir dari pemeriksaan enyidik. Terakhir, petinggi FPI itu tiba-tiba diketahui telah berada di Arab Saudi dengan dalih melaksanakan ibadah umrah.
Namun, Polda menjamin hal itu tidak serta merta menghentikan proses penyidikan. Ditegaskan Iriawan, penyidik bakal menuntaskan kasus ini meski tanpa keterangan Rizieq. "Iya enggak juga, kita santai-santai aja. Saya pikir kan ada hal yang lebih penting dari kasus itu," kata Iriawan.
Hingga saat ini, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tak kunjung pulang ke Indonesia. Sekalipun memang, aparat kepolisian sudah mendesaknya buat segera pulang terkait kasus dugaan chat asusila dengan Firza Husein. Terakhir, Habib Rizieq diketahui tengah berada di Yaman. Ya, dia bersama keluarganya bertolak ke sana buat merayakan Idul Fitri sekaligus menengok cucunya.
Lantas bagaimana reaksi polisi terkait ini?
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan mengaku tak mau ambil pusing di manapun keberadaan Habib Rizieq berada saat ini.
"Hahaha, ya tidak apa-apa. Nikmati saja dulu jalan-jalannya," kata Iriawan sembari tertawa, Jumat (30/6).
Iriawan mengungkapkan saat ini polisi fokus dulu untuk melayani masyarakat yang tengah menjalani hajatan tahunan, yakni mudik dan balik Lebaran. Polisi imbuh dia akan membagi fokus kerjanya untuk kasus-kasus lain.
"Saya pikir kan ada hal yang lebih penting dari kasus itu. Itu kan sudah jelas. Yang jelas kita perlu melayani masyarakat seperti sekarang. Kan ada kasus lain juga, seperti Italia belum," tegas Iriawan.
Iriawan kembali mengingatkan bukan berarti Rizieq akan lepas dari jeratan hukum. Saat Rizieq kembali ke Indonesia, Iriawan menekankan proses hukum akan kembali bergulir